Skip to main content

BAGAIMANA PERASAAN KITA JIKA MENDAPATKAN UCAPAN CINTA DARI RASULULLAH SAW

BAGAIMANA PERASAAN KITA JIKA MENDAPATKAN UCAPAN CINTA DARI RASULULLAH SAW

Mari kita simak dan renungkan tulisan dibawah ini 👇

1) Apa kiranya perasaan Abu Bakar Ash Shiddiq r.a saat Nabiﷺ bersabda, "Andai kuambil kekasih di antara insan, pasti kujadikan Abu Bakar sebagai Khalilku."

2) Apa kiranya perasaan 'Umar bin Khattab r.a saat dia berpamit 'umrah dan Nabiﷺ bersabda padanya, "Jangan lupakan kami dalam do'amu duhai saudaraku tersayang."

3) Apa kiranya perasaan 'Utsman bin Affan r.a saat membekali pasukan Tabuk dan Nabiﷺ bersabda, "Tiada yang membahayakan 'Utsman apapun setelah ia lakukan ini."

4) Apa kiranya perasaan 'Ali bin Abi Thalib r.a tatkala Nabiﷺ bersabda, "Bahwasanya kedudukanmu di sisiku laksana Harun di sisi Musa, tapi tiada Nabi sesudahku."

5) Apa kiranya perasaan Thalhah r.a saat Nabiﷺ bersabda, "Siapa yang ingin melihat syahid yang masih berjalan di atas bumi, lihatlah Thalhah."

6) Apa kiranya perasaan Az Zubair r.a saat Rasulullahﷺ bersabda, "Setiap Nabi memiliki Hawari, dan Hawariku adalah Zubair bin 'Awwam"

7) Apa kiranya perasaan Abu 'Ubaidah r.a saat Nabiﷺ bersabda, "Setiap ummat memiliki Amin, dan orang kepercayaan ummat ini adalah Abu 'Ubaidah."

8) Apa kiranya perasaan 'Abdurrahman bin 'Auf r.a saat dirinyalah dimaksud oleh sabda Nabiﷺ kepada Khalid bin Al Walid r.a, "Jangan cela sahabatku. Demi Allah andai kalian berinfak emas seberat gunung Uhud, hal itu tidak akan menyamai shadaqah segenggam atau setengah genggam tepungnya."

9) Apa kiranya perasaan Mu'adz bin Jabal r.a, di saat Rasulullahﷺ bersabda padanya, "Wahai Mu'adz, demi Allah, aku benar-benar mencintaimu."

10) Apa kiranya perasaan Ibnu 'Abbas r.a, saat Nabiﷺ merengkuh dan mencium kepalanya lalu berdo'a, "Ya Allah faqihkan dia dan ajarkan tafsir padanya."

11) Apa kiranya perasaan Ubay bin Ka'ab r.a, saat Nabiﷺ berkata padanya, "Allah memerintahkanku untuk membacakan Surat Al Bayyinah ini kepadamu", hingga dengan wajah berseri-seri dia bertanya, "Ya Rasulullah, benarkah Allah menyebut namaku kepadamu?"  dan Nabiﷺ menjawab, "Benar."

12) Apa kiranya perasaan Abu Musa Al Asy'ari r.a, di saat Nabiﷺ bersabda, "Esok datanglah menjumpaiku, aku ingin mendengarkan bacaan Qur'an-mu."

13) Apa kiranya perasaan 'Aisyah r.a, saat Nabiﷺ menyebut namanya tanpa ragu di urutan pertama, kala ditanya  'Amr, "Siapakah yang paling engkau cintai Ya Rasulullah?"

14) Apa kiranya perasaan Ibnu Mas'ud r.a, kala betis kecilnya ditertawakan; maka Nabiﷺ bersabda, "Betis itu di sisi Allah lebih berat dari Uhud."

15) Apa kiranya perasaan 'Ukasyah r.a, saat disebut 70.000 orang masuk ke surga tanpa hisab dan Nabiﷺ berkata, "Engkau termasuk di antara mereka."

16) Apa kiranya perasaan Bilal bin Rabah r.a, saat Nabiﷺ bersabda, "Ceritakan padaku hai Bilal, 'amal apakah yang paling kau jaga dalam Islam, sebab sungguh aku mendengar bunyi terompahmu di surga?", lalu dia menjawab dengan tersipu, "Menjaga wudhu' dan dua raka'at syukur atas wudhu."

17) Apa kiranya perasaan orang-orang Anshar, di kala Nabiﷺ bersabda, "Jika manusia memilih jalan melalui sebuah lembah, sedang kaum Anshar mengambil suatu celah, niscaya aku turut serta di celah yang dilalui para Anshar. Ya Allah rahmatilah Anshar dan anak-cucu kaum Anshar."

Apa kiranya perasaan para sahabat, yang mereka berjumpa Nabiﷺ pada petang dan pagi, berjalan mengiringi beliau, memperoleh senyum dan do'anya?

Apa kiranya perasaan kita saat kelak bertemu Nabiﷺ dan para Sahabatnya?
*
"Aku rindu....aku rindu...." Kata Rasulullahﷺ ketika sedang duduk bersama para Sahabatnya

Dan Sahabatpun bertanya, "Kepada siapa engkau rindu Ya Rasulullah?"

"Aku rindu kepada saudara-saudaraku."

"Bukankah kami ini saudara-saudaramu Ya Rasulullah?"

"Kalian sahabat-sahabatku dan aku mencintai kalian, namun aku rindu kepada saudara-saudaraku."

"Siapa mereka Ya Rasulullah, yang engkau panggil mereka dengan sebutan saudaramu dan engkau rindukan itu?"

Rasulullahﷺ menjawab, "Mereka adalah ummatku kelak, yang belum pernah melihat wajahku, belum pernah bertemu denganku, belum pernah berbincang-bincang denganku, tapi mereka merindukanku, mereka melanjutkan perjuanganku, dan tak jarang mereka meneteskan air mata karena menahan rindu padaku, Aku rindu pada mereka dan aku ingin bertemu dengan mereka."
*
Adakah Nabiﷺ kan bersabda, "Kaliankah orangnya, yang telah membuatku menangis karena rindu, yang telah membuat para sahabatku cemburu?"

"Kaliankah orangnya, yang beriman kepada apa yang kubawa meski kita tak berjumpa, yang mengucap shalawat atas namaku meski tak bertemu?"
*
Yaa Rasululloh ... 😭😭😭

Inilah kami...
Yang KATANYA rindu padahal hanya SEDIKIT membaca shalawat dengan lidah kelu.

Yang KATANYA rindu tapi ketika Islam, Al-Qur'an dan Sunnahku dilecehkan kami diam seribu basa.

Yang KATANYA rindu tapi perut kami senantiasa kenyang, bahkan dari yang haram.

Yang KATANYA rindu padahal selalu mengumbar syahwat, suka melihat yang haram.

Yang KATANYA rindu tapi suka su'udzon.

Yang KATANYA rindu padahal gemar ghibah.

Yang KATANYA rindu tapi kikir untuk sodaqah.

Yang KATANYA rindu padahal tak bertanggung jawab mendidik keluarga.

Yang KATANYA rindu tapi suka berkata kotor.

Yang KATANYA rindu padahal hati kami selalu lalai.

Yang KATANYA rindu tapi durhaka kepada kedua orang tua kami.

Kadang kami merasa lelah merawat kedua orang tua kami, padahal itu baru secuil bakti kami, itupun kami sudah merasa puas melayani mereka.

Adakah kami layak jadi ummat dari Nabi seagung engkau dan memperoleh syafaa'atmu?

Ya Allah,
Ya Rabb,
Ya Karim,
Ya Arhamarrahimiin, limpahkan shalawat kepada Nabi Muhammadﷺ, sampaikan salam kami padanya dan atas semua Sahabat dan keluarganya; jadikan kami bersama mereka

Aamiin..Ya Robbal 'Alamin

اللهم صل على محمد وعلى اله وصحبه وسلم

Comments

Popular posts from this blog

Qosidah Sa'duna Fiddunya

قصِيدَةُ الاِسْتِغاثةِ بالسيدة خديجة والسيدة فاطمة رضي الله عنهما وزادها السيد محمد علوي المالكي في أولها بهاتف سمعه في المعلاه ورواها الشيخ ميمون زبير الساراني عنه سَعْدُنَا بِالدُّنْيَا فَوْزُنَا بِالْأُخْرَى * بِخَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَفَاطِمَةَ الزَّهْرَا يَا أُهَيْلَ الْمَعْرُوْف وَالْعَطَا وَالْمَأْلُوْف* غَارَةً لِلْمَلْهُوْف إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْمَطْلُوْب وَالْعَطَا وَالْمَوْهُوْب* نَفْحَةً لِلْمَكْرُوْب إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْإِحْسَانْ وَالْعَطَا وَالْغُفْرَانْ* عَطْفَةً لِلْجِيْرَانْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْإِسْعَادْ وَالْعَطَا وَالْإِرْفَادْ* غَارَةً لِلإِسْعَادْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْإِسْعَافْ وَالْعَطَا ذِيْ هُوْ هَافْ* أَمْنَةً لِلْمُخْتَافْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْجَاهَاتْ وَالْمِنَحْ لِلْفَاقَاتْ* اَلدَّرْكْ وَالْغَارَاتْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا أُهَيْلَ الْهِمَّاتْ يَا رِجَالَ الْعَزَمَاتْ* يَا رِجَالَ الْحَمَلَاتْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى يَا اهْ...

Kata-kata Mutiara BJ Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie #1 “Love is sincerity, no sense of compulsion or impingement.” “Cinta itu keikhlasan, tak ada paksaan ataupun rasa pelampiasan.” #2 “Love does not look like each other, but looking out together in the same direction.” “Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.” #3 “Failure only happens when we give up.” “Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah.” #4 “When someone abuses you, it is a compliment that so far they spend a lot of time thinking about you, even when you do not think about them.” “Ketika seseorang menghina Anda, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan Anda, bahkan ketika Anda tidak memikirkan mereka.” #5 “Needless to perfect, simply find people who always make you happy and that means more than anyone else.” “Tak perlu yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuat Anda bahagia dan berarti lebih dari siapap...

Kumpulan Kata Mutiara Cinta Santri

“Hendaklah kamu tetap berbuat baik kepada orang yang berbuat jelek kepadamu. (Lukman Hakim).” “Cintaku padamu seperti Mad Lazim…paling panjang diantara yang lainnya…” “Rintihan hujan dalam wktu berkalut dengan malam, para pecinta bersenandung pnh dgn puisi kehidupan mencri kata arti sbuah kebahagiaan.” “Jika cinta itu Ilmu Faroidl, maka, kita berdua adalah dua sejoli yang akan selalu berbagi atas apa yang kita miliki, seperti halnya ‘Ashôbah ma’a al-ghoyr” “Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina, orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang adil.” “Setelah kau terima cintaku hatiku rasanya seperti Qolqolah Kubro…terpantul – pantul dengan keras…” “Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iklab di tandai dengan dua hati yang menyatu…” “De’…kau dan aku seperti Idghom Mutajanisain perjumpaan dua huruf yang sama makhrojnya tetapi berlainan sifatnya…” “Bila ingin mendapat sesuatu,...